Pengaruh Analisis Daya Ungkit Terhadap Laba per Lembar Saham Menggunakan Microsoft Access Programming

Suhartono Suhartono

Sari


Dalam era disrupsi saat ini dimana dunia bisnis dituntut untuk berubah dengan cepat atau punah, diperlukan strategi dan inovasi yang efektif agar perusahaan dapat terus bertahan. Setiap perusahaan selalu menginginkan agar laba perusahaan dapat terus meningkat. Analisis daya ungkit membantu perusahaan memperoleh laba yang lebih besar dari biaya aset dan sumber dananya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh analisis daya ungkit terhadap laba per lembar saham sehingga perusahaan dapat menentukan perencanaan laba perusahaan melalui alternatif-alternatif sumber dana yang paling efektif dalam meningkatkan laba per lembar saham untuk membelanjai pertambahan modal usaha perusahaan. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang dilakukan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber dan membaca dari berbagai literatur yang dilakukan untuk mendukung pemahaman terhadap konsep-konsep yang berkaitan langsung dengan penelitian yang diperoleh. Data sekunder yang telah diperoleh kemudian di analisa. Setelah proses analisa selesai dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pengambilan kesimpulan dengan cara menarik kesimpulan dari analisa data yang dilakukan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan alternatif 2 ternyata lebih baik dari alternatif 1. Pilihan alternatif 2 menghasilkan laba per lembar saham yang lebih tinggi dibandingkan dengan alternatif 1 dengan selisih Rp. 950,3 per lembar saham. Nilai tingkat daya ungkit gabungan dan persentase kenaikan penjualan mempunyai pengaruh yang sangat kuat terhadap laba per lembar saham, hal ini terlihat meningkatnya laba per lembar saham menjadi sebesar Rp 2.513. Manfaat dari peneltian ini adalah bagi manajer keuangan dapat lebih cepat dan efektif dalam menentukan perencanaan laba perusahaan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anderson, R. C., & Reeb, D. M. (2003). Founding‐Family Ownership, Corporate Diversification, and Firm Leverage. The Journal of Law and Economics, 46(2), 653–684.

Brigham, & Houston. (2007). Dasar-dasar manajemen keuangan (10th ed.). Jakarta: Salemba Empat.

Briliyan, P. O., Dwiatmanto, & Yaningwati, F. (2013). Pengaruh Financia Leverage terhadap Earning Per Share (EPS) (Studi pada Perusahaan Industri Otomotif dan Kompone yang Listing di BEI). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 1(1), 95–103.

Guna, W. I., & Herawaty, D. A. (2010). Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance, Independensi Auditor, Kualitas Audit Dan Faktor Lainnya Terhadap Manajemen Laba, 12(1), 53–68.

Hadianto, B., & Tjun, L. T. (2009). Pengaruh Leverage Operasi , Leverage Keuangan , dan Karakteristik Perusahaan terhadap Risiko Sistematik Saham : Studi Empirik pada Emiten Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi, 1(1), 1–15.

Hoiriyah, T., & Wahyuati, A. (2015). Pengaruh Perputaran Modal Kerja , Leverage Operasi Terhadap Profitabilitas Perusahaan Food and Beverages. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen, 4(3), 1–16.

Irawan, & Pramono, C. (2010). Determinan Faktor-Faktor Harga Obligasi Perusahaan Keuangan di Bursa Efek Indonesia. In Proceeding (pp. 252–272).

Lestari, Y. A. (2017). Analisis Pengaruh Financial Leverage dan Operating Leverage Terhadap Profitabiitas Perusahaan ( Studi Pada Perusahaan Sektor Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2015 ), 46(1), 1–10.

Priatinah, D., & Kusuma, P. A. (2012). Pengaruh return on investment (ROI), earning per share (EPS), dan dividen per share (DPS) terhadap harga saham perusahaan pertambangan yang terdaftar di bursa efek indonesia (BEI) periode 2008-2010. Jurnal Nominal, I(1), 15. https://doi.org/10.1007/s13398-014-0173-7.2

Riyanto, B. (2008). Dasar-dasar Pembelanjaan (4th ed.). Yogyakarta: BPFE.

Savitri, E., & Pramudya, A. L. (2012). Pengaruh Ratio Leverage Terhadap Risiko Pasar Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Akuntansi, 1(1), 83–95.

Setyawati, I. (2011). Perdagangan Saham kaitannya dengan Perolehan Expected Return pada Bursa Efek Indonesia. Mediastima, 17(2), 31–42.

Setyawati, I. (2013). Tinjauan Logis dan Filosofis tentang Competitive Advantage. Mediastima, 10(1), 69–91.

Setyowati, M., & Amanah, L. (2016). Pengaruh Pertumbuhan Earning Per Share dan Leverage Terhadap Return Saham. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi :, 5(November), 1–19.

Sugiono, A. (2009). Manajemen Keuangan untuk Praktisi Keuangan.

Trisnawati, I. (2009). Pengaruh economic value added, arus kas operasi, residual income, earnigns, operating leverage dan market value added terhadap return saham. Jurnal Bisnis Dan Akuntansi, 11(1), 65–78.

Weston, J. ., & Brigham, E. F. (2001). Basics of Finance Management (8th ed.). Michigan: American Finance Association, University Michigan.

Wheeler, J. L., Burns, J. C., Mochrie, R. D., & Gross, H. D. (1973). The choice of fixed or variable stocking rates in grazing experiments. Experimental Agriculture, 9(4), 289–302. https://doi.org/10.1017/S0014479700010085




DOI: http://dx.doi.org/10.31599/jki.v19i1.381

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by4.footer##

 


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 

Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (LPPMP UBJ)